• BEGROUND POKJAWAS KUNING
  • cover web 2025
07 Agustus 2025

TINGKATKAN KOMPETENSI GPAI, MGMP PAI SAMPANG GELAR WORKSHOP DESAIN MODUL AJAR KURIKULUM CINTA PEMBELAJARAN MENDALAM

PokjawaspaijatimNews: Sampang, 6 Agustus 2025 — Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMA Kabupaten Sampang sukses menyelenggarakan Workshop Pemberdayaan Guru PAI dengan mengangkat tema “Mendesain Modul Ajar Kurikulum CINTA Pembelajaran Mendalam pada Mata Pelajaran PAI di Sekolah”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 6 Agustus 2025, bertempat di aula SMAN 1 Kedungdung.

Kegiatan workshop ini diikuti oleh sekitar 45 guru PAI SMA se-Kabupaten Sampang, yang antusias hadir untuk memperdalam pemahaman dan keterampilan dalam menyusun modul ajar berbasis Kurikulum CINTA (Cerdas, Inklusif, Normatif, Toleran, dan Aktif) yang terintegrasi dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).

Workshop dibuka secara resmi oleh Kepala Seksi PAI Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sampang, H. Akhmad Arif, S.Pd, MM, didampingi oleh Kepala SMAN 1 Kedungdung selaku tuan rumah. Dalam sambutannya, H. Akhmad Arif menyampaikan apresiasi atas inisiatif MGMP PAI SMA yang terus berupaya meningkatkan kompetensi guru melalui kegiatan-kegiatan pengembangan profesionalisme berkelanjutan. 

Dalam sesi inti, peserta mendapatkan pemaparan materi dari dua narasumber utama:

  1. Syamsul Arif, S.Ag, M.Pd.I – Menyampaikan materi “Mendesain Modul Ajar Kurikulum CINTA Pembelajaran Mendalam”. Beliau mengajak para guru untuk merancang modul ajar yang tidak hanya sesuai dengan capaian pembelajaran, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai cinta, toleransi, dan spiritualitas yang mendalam.

  2. Moh. Fanani, S.Ag, M.Fil.I – Membawakan materi “Konsep dan Implementasi Kurikulum CINTA pada Pembelajaran PAI di Sekolah”. Beliau menjelaskan dasar filosofis dan implementatif Kurikulum CINTA dalam konteks pembelajaran PAI, serta bagaimana membangun budaya sekolah yang berlandaskan nilai-nilai religius dan humanis.

Sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi aktif para peserta, panitia memberikan sertifikat pengembangan diri, yang dapat digunakan sebagai bukti keikutsertaan dalam kegiatan pengembangan profesi guru.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas guru PAI dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan transformatif di lingkungan sekolah masing-masing. Semangat kolaborasi dan inovasi yang muncul selama workshop menjadi bekal berharga dalam mengawal implementasi Kurikulum CINTA secara lebih luas dan mendalam(@ba_arif#)

0 Komentar