PAISLove Education Expo Warnai Sarasehan Syawal 1447 H, Tampilkan Inovasi Karya Guru PAI Kota Batu
PokjawasPAIjatimNews:
Kota Batu — Pelaksanaan Sarasehan Syawal 1447 H/2026 M yang digelar di Graha Pancasila Among Tani Kota Batu pada Rabu, 15 April 2026, semakin semarak dengan hadirnya PAISLove Education Expo: Pameran Karya Pendidikan Guru Terbaik, sebuah ajang apresiasi dan unjuk inovasi karya Guru Pendidikan Agama Islam dari seluruh jenjang pendidikan di Kota Batu. Kegiatan ini menjadi bagian integral dari rangkaian Sarasehan Syawal yang tidak hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga menampilkan wajah progresif pendidikan agama Islam melalui karya nyata para pendidik.
Dalam expo tersebut, para guru PAI dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK menampilkan beragam karya inovatif hasil kreativitas dan pengembangan profesional mereka. Karya-karya yang dipamerkan meliputi media pembelajaran interaktif, Penelitian Tindakan Kelas (PTK), buku karya guru ber-ISBN, game edukatif pembelajaran, modul pembelajaran, hingga berbagai inovasi pendidikan lainnya yang dirancang untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif dan menyenangkan.
Pameran ini menjadi bukti nyata bahwa Guru Pendidikan Agama Islam Kota Batu terus bergerak maju dalam menghadirkan pembelajaran yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Berbagai inovasi yang ditampilkan menunjukkan komitmen guru PAI dalam menciptakan metode pembelajaran yang tidak hanya menekankan transfer pengetahuan, tetapi juga pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik.
Menurut Pengawas PAI jenjang dasar, Siti Zulfa Rosidah, PAISLove Education Expo merupakan ruang strategis untuk menumbuhkan semangat inovasi di kalangan guru PAI. Ia menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong para GPAI agar mampu menciptakan kelas-kelas yang menggembirakan bagi murid. “Ketika suasana belajar terasa menyenangkan, peserta didik akan lebih mudah menerima ilmu secara mendalam dan mampu mengaplikasikan materi Pendidikan Agama Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas PAI jenjang menengah, Edong Syaban, menyampaikan harapannya agar para guru PAI terus menyiapkan karya-karya terbaik dan terbaru mereka pada masa mendatang. Menurutnya, budaya berkarya harus terus ditumbuhkan sebagai bagian dari peningkatan kompetensi profesional guru. “Kemajuan GPAI Kota Batu akan sangat ditentukan oleh konsistensi guru dalam berinovasi dan menghasilkan karya yang relevan dengan perkembangan pendidikan,” ungkapnya.
Apresiasi positif juga disampaikan oleh Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Amak Burhanuddin, M.Pd.I., yang menilai bahwa penyelenggaraan expo pendidikan ini merupakan langkah maju dalam penguatan mutu guru PAI. Menurut beliau, pameran karya pendidikan semacam ini menjadi wahana penting untuk saling belajar, berbagi inspirasi, dan memperluas wawasan inovasi pembelajaran antar guru. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar kompetensi guru PAI semakin berkembang dan mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan.
Melalui PAISLove Education Expo, Kota Batu tidak hanya menunjukkan keberhasilan dalam membangun kebersamaan antar insan pendidikan agama Islam, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pembelajaran PAI yang kreatif, inovatif, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas generasi muda. Pameran ini sekaligus menjadi cermin bahwa guru PAI adalah motor penggerak perubahan pendidikan yang terus berkarya untuk masa depan yang lebih baik. Zulfa


