• BEGROUND POKJAWAS KUNING
  • cover web 2025
23 April 2026

Puncak Ramadhan Festival Ke-4 Kemenag Kota Batu Teguhkan Ramadan sebagai Ruang Pembentukan Karakter Siswa

Puncak Ramadhan Festival Ke-4 Kemenag Kota Batu

Pokjawaspaijatimnews: 

Kota Batu — Kementerian Agama Kota Batu menggelar puncak penyerahan hadiah Ramadhan Festival Ke-4 Tahun 2026 pada Rabu, 15 April 2026, di Graha Pancasila Among Tani Kota Batu, bersamaan dengan rangkaian Sarasehan Syawal 1447 H. Kegiatan ini menjadi penutup seluruh rangkaian program Ramadan yang selama satu bulan penuh melibatkan peserta didik, guru Pendidikan Agama Islam, serta satuan pendidikan dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK se-Kota Batu.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batu, Dr. H. Moh. Zainal Arifin, M.Pd.I., menyampaikan bahwa Ramadhan Festival merupakan bentuk komitmen Kemenag Kota Batu dalam menghadirkan Ramadan yang bermakna bagi peserta didik. Menurutnya, Ramadan tidak cukup hanya diisi dengan kegiatan ibadah rutin yang berulang, tetapi harus menjadi momentum pembentukan pengalaman religius yang mendalam bagi para siswa. Melalui festival ini, peserta didik diajak merasakan Ramadan sebagai ruang pendidikan karakter yang menyenangkan, inspiratif, dan membentuk akhlak mulia.

Dalam kategori PAISLove Ramadhan School Awards, penghargaan sekolah penyelenggara Pesantren Ramadan terbaik diberikan kepada TK Kartika sebagai terbaik pertama jenjang TK, disusul TK Dahlia 01 dan TK IT Ummi. Pada jenjang SD, SDN Sidomulyo 03 Batu meraih terbaik pertama, diikuti SDN Sisir 01 Batu dan SDN Oro-Oro Ombo 02 Batu. Jenjang SMP menempatkan SMP Negeri 03 Kota Batu sebagai juara pertama, disusul SMP Muhammadiyah 08 Batu dan SMP Negeri 06 Batu. Pada jenjang SMA, SMAN 01 Batu menjadi peraih terbaik pertama, diikuti SMAN 03 Batu dan SMA Al Hikmah IIBS Batu. Sementara jenjang SMK menempatkan SMK Negeri 01 Batu sebagai terbaik pertama, disusul SMK Islam Batu dan SMK Negeri 02 Batu.

Pada kategori PAISLove Ramadhan One Day One Juz Challenge, jenjang TK diraih TKN Pembina Bumiaji sebagai terbaik pertama. Pada jenjang SD, SDIT Ibnu Hajar meraih posisi pertama, diikuti SDN Sidomulyo 03 dan SD Negeri Punten 01. Untuk jenjang SMP, SMP Negeri 01 Batu menjadi peraih terbaik pertama, disusul SMP Darush Sholihin. Pada jenjang SMA, SMAN 02 Batu menempati posisi pertama, diikuti SMA Negeri 03 Batu dan SMA PGRI Batu. Adapun pada jenjang SMK, SMK Islam Batu meraih terbaik pertama, disusul SMK Negeri 02 Batu dan SMK Negeri 01 Batu.

Sementara itu, pada kategori PAISLove Education Expo – Pameran Karya Pendidikan Guru Terbaik, jenjang TK menempatkan TK Pembina Bumiaji sebagai terbaik pertama, diikuti TK Al-Fathimiyah dan TK Darul Aqso. Pada jenjang SD, SDN Giripurno 01 meraih posisi pertama, disusul SDN Songgokerto 03 dan SDN Temas 01. Jenjang SMP menempatkan SMP Al-Izzah sebagai terbaik pertama, diikuti SMPN 06 dan SMP Muhammadiyah 08 Batu. Pada jenjang SMA, SMA PGRI Kota Batu menjadi peraih terbaik pertama, disusul SMAN 02 Kota Batu. Sedangkan pada jenjang SMK, SMKN 03 Kota Batu meraih posisi pertama, diikuti SMKN 02 Kota Batu.

Apresiasi positif juga disampaikan oleh Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Amak Burhanuddin, M.Pd.I., yang menilai Ramadhan Festival sebagai model pembinaan spiritual yang visioner. Menurut beliau, Ramadan adalah madrasah kehidupan yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta penguatan hubungan manusia dengan Allah SWT. Dalam konteks pendidikan, Ramadan menjadi momentum strategis untuk menanamkan nilai karakter melalui kegiatan yang terencana, inspiratif, dan berdampak nyata bagi pembentukan generasi muda yang beriman, berakhlak mulia, serta mencintai bangsa dan negara.

Suasana penyerahan penghargaan berlangsung meriah dan penuh kebanggaan, karena festival ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wahana apresiasi atas kreativitas sekolah, guru, dan peserta didik dalam menghidupkan Ramadan secara edukatif. Melalui Ramadhan Festival Ke-4 ini, Kemenag Kota Batu berharap tradisi pembinaan Ramadan yang inovatif akan terus berkembang dan menjadi kekuatan penting dalam membangun generasi religius yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. Zulfa

0 Komentar