• BEGROUND POKJAWAS KUNING
  • cover web 2025
05 November 2025

TINGKATKAN KINERJA DAN KOMPETENSI, POKJAWAS PAI DAN BIDANG PAIS JATIM GELAR PKP 5 JAWA TIMUR

Pengukuhan Pengurus antar waktu Pokjawas PAI Jawa Timur masa sisa periode 2023-2028

Surabaya, 4 November 2025 — Kegiatan Workshop Peningkatan Kompetensi Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Jawa Timur ke-5 resmi dibuka pada Selasa, 4 November 2025 pukul 13.00 WIB bertempat di Aula Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur. Acara dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Dr. Moh. Amak Burhanudin, M.Pd.I, dan Ketua Tim PAI SMA/SMK Drs. Abdul Wafi.

Workshop yang diikuti oleh 147 pengawas PAI se-Jawa Timur ini mengusung tema “Peningkatan Mutu Pendampingan PAIS Berkarakter dan Moderat Tahun 2026”. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 4 hingga 6 November 2025, dengan pendanaan bersumber dari kontribusi mandiri para peserta.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, M.Pd.I, secara resmi membuka kegiatan sekaligus melakukan pengukuhan Pengurus Pergantian Antar Waktu (PAW) Pokjawas PAI Jawa Timur. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penguatan organisasi dan jati diri Pokjawas PAI sebagai ujung tombak peningkatan mutu pendidikan agama Islam di satuan pendidikan.

Sementara itu, Kabid PAIS Dr. Moh. Amak Burhanudin, M.Pd.I hadir sebagai narasumber yang menyampaikan kebijakan terkini terkait pengembangan dan penguatan PAI di Jawa Timur.

Pada kegiatan ini juga diumumkan hasil musyawarah pemilihan ketua umum baru Pokjawas PAI Jawa Timur, yang menetapkan Moh. Fanani, S.Ag., M.Fil.I (Pengawas PAI Kabupaten Sampang) sebagai Ketua Umum menggantikan kepengurusan sebelumnya. Sebelum terpilih sebagai ketua umum, beliau menjabat sebagai Ketua I Pokjawas PAI Jawa Timur.

Melalui kegiatan ini diharapkan lahir komitmen baru dari seluruh pengawas PAI untuk terus meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergi kelembagaan, dan mengokohkan peran pengawas sebagai pendamping strategis dalam mewujudkan Pendidikan Agama Islam yang berkualitas, berkarakter, dan moderat di Jawa Timur.(@ba_rif)

0 Komentar