• BEGROUND POKJAWAS KUNING
  • cover web 2025
17 Juni 2025

TINGKATKAN PEMAHAMAN KURIKULUM BERBASIS CINTA, POKJAWAS PAI JATIM GELAR WEBINAR NGOPPAS 9

Pokjawaspaijatimnews: Sidoarjo; Kelompok Kerja Pengawas Pendidikan Agama Islam (Pokjawas PAI) Jawa Timur kembali menggelar kegiatan rutin Ngoppas 9 (Ngobrol Pendidikan Bareng Pokjawas PAI Jatim) secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 17 Juni 2025. Kegiatan ini mengangkat tema aktual “Pengawasan Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada Mata Pelajaran PAI di Sekolah”.

Webinar dibuka secara resmi oleh Ketua Pokjawas PAI Jawa Timur, Dr. Hindama Ruhyanani, M.Pd.I, yang juga bertindak sebagai keynote speaker. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pengawasan kurikulum yang tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga afektif dan spiritual, sesuai dengan semangat "kurikulum berbasis cinta" yang kini tengah digaungkan Kementerian Agama.

“Kurikulum berbasis cinta bukanlah pendekatan yang lunak atau permisif, melainkan pendekatan yang menanamkan nilai kasih sayang, toleransi, dan empati dalam proses pembelajaran agama,” tegas Dr. Hindama dalam paparannya.

Webinar ini diikuti oleh sekitar 80 peserta, terdiri dari guru PAI dan pengawas PAI dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur dan sejumlah daerah luar Pulau Jawa. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya perhatian insan pendidikan terhadap relevansi dan urgensi pendekatan pembelajaran PAI yang lebih humanis.

Sebagai narasumber tunggal, hadir Moh. Fanani, S.Ag., M.Fil.I, Wakil Ketua I Pokjawas PAI Jawa Timur. Dalam presentasinya, beliau mengurai bagaimana kurikulum berbasis cinta dapat diintegrasikan secara sistematis ke dalam pengawasan dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran PAI. Ia juga memaparkan berbagai praktik baik yang telah dilakukan oleh beberapa sekolah dalam menerapkan nilai-nilai kasih sayang dan welas asih dalam proses pembelajaran agama Islam.

“Guru PAI adalah agen cinta yang tidak hanya mengajarkan fiqh dan akidah, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai kemanusiaan dan spiritualitas,” ujarnya penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, Pokjawas PAI Jawa Timur berharap para pengawas dan guru PAI dapat terus memperkuat peran strategisnya dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan berjiwa kasih.(aba_arif)

0 Komentar